Tiga Tahun untuk 1 Silangan anggrek

Itulah rutinitas pebisnis phalaenopsis asal Rengat, Riau, yang jarang dilakukan penganggrek lain. Bila keinginan telah membuncah, ia tak sungkan melakukannya kendati malam dingin menggigit. Wajar, menyilang anggrek bulan memang perlu suasana rileks. “Kalau sudah terinspirasi, keinginan menyilang itu datang mengalir dan meledak-ledak,” tutur pemilik Rizal Orchids Centre itu.

Ketelatenan dan kesungguhan ayah 2 putra itu untuk mendapatkan silangan baru phalaenopsis taiwan tak diragukan lagi. Di saat orang lain mundur dan menyerah lantaran image anggrek taiwan sulit disilangkan, ia tampil mendobrak anggapan itu. Alhasil, ia pun menjadi penyilang phalaenopsis yang sukses.

anggrek
silangan anggrek

Terus mencoba

Perjuangan belasan tahun untuk melahirkan anakan-anakan phalaenopsis taiwan yang lebih baik berbuah manis. Di tangan raja phalaenopsis—sebutan Rizal Djaafarer—itu warna oranye apik khas brother saragold tampil lebih tua dan memikat. Kuntum bunga yang dihasilkan jauh lebih banyak. Bahkan ia bisa membuat tangkai bunga bercabang 2—3. Padahal, yang lain menganggap anggrek bulan eksklusif tidak bisa disilangkan.

Kegagalan demi kegagalan memang acap mendera. Cibiran dan keraguan orang tak mematahkan semangat untuk mengejar impian. “Saya tidak pernah menyesali dan menghitung kegagalan. Pokoknya melangkah terus mengejar impian,” kata sarjana muda IKIP Bandung itu sembari tersenyum. Itu dibuktikannya dengan menghasilkan the real of dream, anggrek bulan dengan dasar pink bergaris putih beberapa tahun silam. Sosok itu tak lazim lantaran anggrek umumnya berwarna putih dengan garis merah atau pink.

Ratusan silangan anggrek bulan taiwan karya anak pertama dari 8 bersaudara itu memang cantik dan indah. Banjir phalaenopsis taiwan sejak 3 tahun silam membuat ia keranjingan menyilangkannya dengan phalaenopsis lokal. Kawinan P. amboinensis—Ambon x brother passat misalnya. Koleksi lain P. seminole/ Tropical punch x Revita/lfa. Ong tampil memikat dengan lidah merah pekat. Petal berwarna putih kekuningan bersanding indah dengan semburat garis merah. Yang tak kalah canti, Taisuco koala x sarah francess. Ia tampak anggun dengan lidah merah menyala berhias petal kuning cerah semburat pink.

Golden peoker/Paifang's Aucland x brother peacock
Golden peoker/Paifang’s Aucland x brother peacock

Pantang menyerah

Untuk mendapatkan silangan phalaenopsis taiwan berkualitas tinggi, prinsip tampil beda dipegang. Bentuk lebih sempurna, warna bunga kian memikat, dan lidah anggrek menawan menjadi tujuan penyilangan. “Kalau gagal dengan jenis indukan yang satu, coba lagi dengan jenis lain. Harus terus berkreasi sampai menemukan hasil yang diinginkan,” katanya.

Memang, menyilang anggrek bulan dan mendapatkan silangan baru membutuhkan waktu lama, 3—3,5 tahun. Lamanya proses persilangan membuat penyilang lain enggan mencoba. Apalagi tak ada jaminan bisa berhasil. “Penyilang dengan sifat seperti itu akan tersingkir secara alami,” kata mantan arsitek di sebuah biro konsultan itu. Tak heran bila kini banyak penyilang berubah arus menjadi pedagang.

Menurut pria berusia 53 tahun itu, kegagalan sering menerpa pada 4—5 bulan setelah persilangan. Gejalanya, buah tak terbentuk atau tidak berisi alias kosong. Diduga secara genetik kromosom tanaman tidak cukup untuk melakukan proses pembuahan. Walaupun anggrek bulan telah dikembangkan secara kultur jaringan di Negeri Formosa, itu tidak menjamin keberhasilan mendapatkan silangan baru.

Taisuco koala x sarah francess, anggun berhias petal kuning semburat pink.
Taisuco koala x sarah francess, anggun berhias petal kuning semburat pink.

Menyeleksi

Menurut Rizal seleksi indukan yang baik mampu menghasilkan warna lebih bagus dan bentuk sempurna. Komposisi sepal dan petal harus seimbang, mendekati lingkaran. “Kalau indukan berbentuk bulat, maka anakan harus berbentuk bulat sempurna pula,” tuturnya.

Menyilang sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Itu lantaran anggrek bulan mengeluarkan aroma pada nektar yang dapat mengundang serangga penyerbuk. Buah matang sekitar 4—5 bulan kemudian. Buah yang dipetik dibilas dengan sabun sampai bersih lalu dikeringanginkan. Setelah dioles alkohol 70%, buah dibakar selama 3 menit di atas api spirtus agar bakteri mati.

Proses berlanjut di dalam laboratorium kultur jaringan. Dalam air flow cabinet laminar, buah dibelah lalu tepung berwarna kuning dimasukkan ke dalam botol berisi media Vacint & Went. Bila media tampak hijau bak permadani, itu tanda calon anggrek baru harus dikeluarkan dari botol.

Perawatan intensif seperti pemberian pupuk organik dan nonorganik diberikan secara teratur. Antijamur dan antibakteri harus diaplikasikan selama perawatan. Setiap 4 bulan sekali, penggantian media dan wadah dilakukan sesuai pertumbuhan tanaman. Bila perawatan baik dan benar, 2 tahun kemudian anggrek bunga taiwan akan berbunga.

Bagi Rizal Djaafarer, hobi menyilang yang ditekuni memberikan pengalaman hidup. Baginya, semangat dan keinginan mengejar impian akan bermuara pada sukses dan reputasi yang baik. “Anak tangga bukanlah tempat istirahat sebuah kaki, melainkan untuk melepaskan lelah sejenak untuk menempatkan kaki lain ke anak tangga yang lebih tinggi,” tuturnya.